Cara Belajar Digital Marketing Perlu Mentor Praktisi dan Pandai Mendidik

Cara Belajar Digital Marketing

cara belajar digital marketing

Cara Belajar Digital Marketing

Cara Belajar Digital Marketing ada tekniknya, yaitu pertama kita harus cari praktisi yang juga ahli dalam menyampaikan, karena banyak mentor atau praktisi di luar sana yang ahli buat dirinya sendiri namun kurang mampu menyampaikan ilmu digital marketingnya pada murid-muridnya..

Tugas praktisi, mentor atau guru bukan untuk mempertontonkan keahliannya, tapi untuk membuat orang lain paham tentang keahliannya tersebut. Karena itu sebelum memulai bisnis marketing carilah mentor yang praktisi sehingga tidak hanya pintar teori saja.

Pengertian Digital Marketing

Sebelum membahas digital marketing, kita perlu mengerti apa yang dimaksud dengan digital marketing, internet marketing, bisnis online dan jualan online? Apa persamaannya dan apa perbedaannya?

Pertama, digital marketing dan internet marketing adalah sama-sama marketing yang tujuannya /outputnya menciptakan demand/permintaan, tapi kalau internet marketing berhubungan dengan segala sesuatu dengan internet sedang digital marketing selain internet juga plaftorm digital lain seperti radio, TV dan sebagainya.

Kedua, jualan online tujuannya closing hari ini saja dan tidak membangun data base biasanya di sebut seller dan main di market place, sedang bisnis online tujuannya untuk mendatangkan traffic secara digital.

Untuk mengerti digital marketing kita perlu memahami 3 hal yaitu : traffic, conversion, relationship.

Traffic

Kegunaan traffic adalah bagaimana caranya orang bisa masuk atau datang ke website kita atau WA kita ataupun landingpage kita. Traffic bisa menggunakan tools berbayar (paid traffic) seperti : Facebook ads, IG ads, google adword, viral marketing ataupun gratis (organic traffic) seperti: FB marketing, IG marketing, Youtube marketing, tiktok marketing, whatsapp marketing, SEO, Personal branding, Blog.

Konsekuensi menggunakan organic traffic adalah : konten, konsisten, sabar, engagement, algoritma. Sementara jika kita malas memakai organic traffic, kita bisa menggunakan paid traffic yang ada juga konsekuensinya yaitu: budget, keilmuan, tekun dan update.

Traffic yang lain adalah JV traffic dan Own Traffic. JV traffic yaitu untuk affiliate marketing, dimana konsekuensinya adalah : ilmu manusia, pelatihan/training. mentoring/pendampingan dan support system. Sedang Own Traffic adalah : Whatsapp marketing dan Email marketing yang konsekwensinya : dirawat dan dispesialkan.

baca juga : Tips membuat nama produk kemasan dan logo

Conversion

Kegunaan conversion adalah bagaimana yang datang memutuskan untuk membeli. Dalam conversion ada tools : copy writing, story telling, covert selling, hypno selling, teknik selling, persuasion, NLP, Semantik, Optimasi, content creation, Hard selling dan personal branding.

Relationship

Kegunaan relationship adalah yang sudah membeli memutuskan membeli lagi. Dalam relationship ada tools : lst building, customer relationship, dan Branding.

Jadi dalam digital marketing ada banyak sekali ilmu yang harus dipelajari, oleh karena itu kita harus “open mind” atas segala ilmu-ilmu tersebut. Kita bisa mempelajarinya berdasarkan kebutuhan pribadi kita sendiri misalnya dengan membuat skala prioritas Waktu-Dampak.

Pelajari saja ilmu berdasarkan kriteria skala prioritas Waktu-Dampak.: bisa dipelajari dengan cepat berdampak guna besar, bisa dipelajari dengan cepat berdampak guna kecil, bisa dipelajari dengan lambat berdampak guna besar. Contoh yang bisa dipelajari dengan lambat berdampak guna besar misalnya dengan membuat “list building.

Sementara yang bisa dipelajari dengan lambat berdampak guna kecil. ini dibuang saja dari skala prioritas kita.

Di bawah ini ada dua video-youtube penjelasan dari Kang Dewa yaitu “cara belajar digital marketing yang benar”, dan ” digital marketing”. Yuk kita saksikan bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *