Kerangka Belajar Digital Marketing perlu bagi pemula bisnis online

Kerangka Belajar Digital Marketing Untuk Pemula

Kerangka Belajar Digital Marketing

Kerangka Belajar Digital Marketing Untuk Pemula :

Kerangka Belajar Digital Marketing perlu diketahui bagi pemula yang akan memulai bisnisnya. Biasanya pemula akan bertanya : apa saja sih yang dipelajari di digital marketing? banyak banget ya aktifitasnya. Itu adalah pertanyaan umum mereka yang baru belajar digital marketing.

Untuk kita pemula maka perlu mengenal kerangka ideal digital marketing (frame work) terlebih dahulu. Pertama kali kita harus mengetahui part-part dari digital marketing secara garis besar terlebih dahulu.

Langkah pertama adalah melakukan “diagnosa” yaitu mengetahui apa saja activity digital perusahaan, Lalu “preparation” artinya mengetahui apa sasaran atau objective dari perusahaan tersebut. Yang terakhir adalah mengetahui siapa saja “team building” kita dan “tools” apa saja yang dipakai.

Frame Work Digital Marketing

Frame work yang digunakan diambil contoh dari frame work elite yang terdiri 3 fase yaitu : fase build, fase automate, fase scale dan tambahan fase advance.

Kebanyakan orang langsung masuk fase scale yaitu traffic misalnya dengan pasang iklan di facebook, instagram dan lain-lain serta melompati fase build dan fase automate.

Itulah yang menyebabkan pemula di digital marketing sering “boncos” lebih besar pasak dari tiang, karena ibaratnya ingin membangun gedung tinggi tapi lupa memperkuat fondasinya. Baiklah kita bahas satu per satu fasenya sebagai berikut:

Fase Build.

Fase build adalah fase dimana perusahaan dibentuk agar mempunyai fondasi yang kuat serta didigitalkan.

New Commerce. Perusahaan harus menjual sesuatu yang baru yang tidak ada di pasaran (new opportunity). Contoh new opportunity misalnya : trade commerce yang telah meninggalkan market plcae, OCDC Deddy Corbuzier, Mobil listrik Tesla, Cash Flow Quadran Kiyosaki dan sebagainya.

Ideal Customer. Kita harus tahu banget apa painnya dan apa fearnya. Pain adalah apa yang menyakitkan buat customer hari ini. Fear adalah kalau yang sakit ini diteruskan maka ke depannya akan bagaimana? Ini harus dicari secara detil.

False Believe adalah sesuatu yang membuat orang tidak membeli produk kita.

The Massenger adalah Nabi atau Pemimpin atau Pembimbing di perusahaan kita.

One Belief Statement adalah statement apa yang diinginkan dan designkan oleh massenger agar mencapai tujuan dan goalnya. Jadi kita harus mengetahui one belief perusahaan kita terlebih dahulu sebelum mengiklan.

Hook stori offer adalah caranya kita jualan sehingga customer percaya kepada kita.

Value Ladder adalah cara menciptakan “upsell” selanjutnya agar profit kita menjadi lebih besar mengingat biaya iklan dan pajak yang semakin meningkat.

baca juga : strategi membangun personal branding

Fase Automate.

Fase yang membuat jualan kita bisa dibuat secara otomatis sehingga kita tidak jualan satu-satu seperti dulu.

Funnel. Funnel disusun berdasar kriteria Top funnel, Middle funnel dan bottom funnel.

Top funnel biasanya digunakan untuk orang yang tidak kenal kita (cold). Kita harus menggunakan content strategy tertentu supaya mereka “aware” terhadap produk kita.

Middle funnel biasanya digunakan agar orang mau joint dengan kita. Sebagai contoh mereka mau memberikan Nama, email, nomor handphone dan sebagainya.

Bottom funnel biasanya digunakan agar mereka mau membeli produk kita. Kita bisa menggunakan by hook seperti: premium, free trial, kupon dan sebagainya.

Education Follow up. Setelah orang joint (memberikan nama, email dan sebagainya) kita harus tahu bagaimana mengedukasinya. Ini bisa dilakukan misalnya dengan tribe, majalah dan sebagainya.

Return Path. Kalau orang sudah datang ke tempat kita bagaimana mereka mau membeli (yang belum beli) atau membeli lagi bagi yang sudah beli. Itu ada strateginya di fase ke dua ini dan bisa dilakukan secara otomatis tidak manual lagi.

Fase Scale.

Fase scale adalah fase membuka diri.

Traffic. Traffic yang ditingkatkan misalnya dengan mengiklankan diri, baru berarti ketika fondasi dan otomatis sistem sudah siap.

Dream 100. Dream 100 adalah strategi human hunter yaitu bagaimana mencari partner bisnis.

Resellers. Resellers di sini yang dimaksud adalah bagaimana cara membangun reseller, apa saja materinya? adakah reseller akademinya? apakah ada pembinanya? dan sebagainya.

Fase Advance

Fase advance baru bisa terbentuk ketika fase ke-1 sampai ke-3 sudah terbentuk secara mapan.

Identify shift. Adalah identitas apa yang kita cantumkan ke diri kita sendiri ketika ketiga fase terdahulu sudah terbentuk. Sebagai contoh fans persija menyebut diri mereka jackmania, staff russel brunson menyebut diri mereka funnel hacker, dan sebagainya.

Movement. ketika kita sudah mencapai tahap identify shift lalu gerakan Apa yang akan kita buat. apakah misalnya dengan melakukan movement untuk mengurangi perang harga? dan sebagainya.

4 minute miles. Award apa yang bisa kita ciptakan ketika sudah mencapai target kita. Misalnya dengan memberikan plakat silver untuk pencapaian target tertentu, dan sebagainya.

Untuk lebih jelasnya kita saksikan video youtube Om Denny Santoso mengenai Kerangka Belajar Digital Marketing Untuk Pemula. Yuk kita saksikan bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *